GridFame.id - Pemindahan ibukota Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ternyata bukan hanya wacana.
Sebelumnya Presiden RI, Joko Widodo telah menghimbau Pegawai Negri Sipil (PNS) yang tinggal di Jakarta untuk pindah ke ibukota baru.
"Saya ngak tau pada mau nggak, kalau saya sih akan saya paksa," ungkap Jokowi dalam acara Pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara pada hari Jumat (24/1/2020).
Baca Juga: Nahas, Kobe Bryant Ternyata Sering Naik Helikopter Karena Ogah Macet-Macetan & Tak Betah Naik Mobil!
Tak hanya PNS, dengan berpindahnya ibukota ke Kalimantan Timur, Jokowi juga berharap banyak penduduk di pulau Jawa bermigrasi ke luar Jawa.
Kota Jakarta merupakan kota terpadat yang ada di Indonesia.
Tak hanya Jakarta, pulau Jawa merupakan pulau terpadat karena 56% masyarakat Indonesia tinggal dan mencari rezeki di pulau Jawa.
Jika ibukota dipindahkan, hal itu dapat menyebabkan banyak penduduk kota Jakarta yang akan pindah ke Penajam Paser Utara.
Oleh karena itu, berpindahnya ibukota membuat banyak pertanyaan tentang masa depan kota yang sering dilanda banjir ini.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan percaya bahwa provinsi DKI Jakarta akan terus menjadi kota bisnis dan wisata.
Walaupun sudah tidak menyandang status ibukota, Anies percaya kota yang menjadi pusat perekonomian ini akan berkembang lebih pesat.
Menurut data yang didapatkan Pemerintah DKI Jakarta, wisatawan yang datang ke Jakarta pada tahun 2019 lebih banyak presentasenya dibandingkan wisatawan yang pergi ke Bali.
"Wisatawan lebih banyak ke Jakarta dibanding yang ke Bali. Jakarta nomor satu sebagai tujuan wisata," tandas Anies.
Melihat banyaknya turis, Anies yakin bahwa Jakarta akan selalu eksis menjadi kota wisata.
"Kami berharap adanya reorganisasi ibu kota yang pindah ke Kalimantan Timur, maka Jakarta akan bisa fokus pengembangan kota sebagai kota bisnis, kota wisata," ujar Anies saat Rakerda Gerindra Jakarta di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (26/1/2020) dilansir dari Tribun News.
Anies menambahkan, selepas kota Jakarta menjadi ibukota malah bisa difokuskan pada pembangunan perekonomian.
Pasalnya, walaupun ibukota sudah berpindah, Jakarta masih akan menyediakan banyak kesempatan kerja.