Find Us On Social Media :

Pasien Tak Jujur, Seorang Dokter Muda di Surabaya Meninggal Karena Tertular Covid-19, Kepergiannya Sangat Mengharukan

Pelepasan jenzah dr Berkatnu Indrawan Janguk yang meninggal karena Covid-19, Selasa (28/4/2020).

GridFame.id - Jumlah pasien virus corona di Indonesia kian hari kiat bertambah.

Tak bisa dipungkiri, sebagai garda terdepan yang selalu merawat pasien Covid-19, petugas medis memiliki risiko tertular yang tinggi.

Namun, risiko yang tinggi bisa dihindari jika tenaga medis dan pasien terinfeksi Covid-19 mau bekerja sama.

Baca Juga: Sempat Tunda Pernikahan Sebelum Gugur Demi Tugas Kemanusiaan, Calon Istri dr. Michael Robert Marampe Ucap Permohonan Maaf

Belum lama ini, banyak tersiar kabar banyaknya penderita yang tidak jujur.

Pasien tak jujur ini biasanya enggan menceritakan riwayat penyakit, keluhan penyakit yang diderita hingga perjalanan terakhir karena takut diintimidasi.

Padahal, kejujuran sangat diperlukan untuk mengambil langkah cepat bagi kesembuhan penderita Covid-19.

Pasien tak jujur memberikan dampak yang banyak bagi tenaga medis.

Kabar duka datang dari RSUD Soewandihie Surabaya karena adanya pasien yang tak jujur.

Dikutip dari TribunJatim.com, seorang dokter muda yang bertugas di IGD RSUD Soewandhie meninggal di tengah tugas kemanusiaannya.

Dokter tersebut bernama Berkatnu Indrawan Janguk yang berasal dari Muara Teweh, Kalimantan tengah, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (27/4/2020) malam.

Baca Juga: Rela Tunda Pernikahan Demi Jadi Garda Terdepan Lawan Virus Corona, Dokter Muda Ini Justru Jadi Korban Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Koordinator Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengungkap bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit asma.

Almarhum meninggal karena Covid-19 yang diduga terindikasi dari pasien.

Dokter yang rajin melakukan tes swab ini positif Covid-19 setelah menangani pasien asal Pemalang.

Kala itu, pasien yang sedang dirawat mengaku tak terkena virus corona.

Kondisi dokter Berkatnu semakin buruk hingga dikabarkan terkena pembengkakan jantung.

Kepergian almarhum pun meninggalkan duka yang mendalam bagi warga surabaya khususnya petugas medis RSUD Dr Moh Soewandhie.

Pelepasan jenazah sangatlah mengharukan.

Baca Juga: Tersiar Kabar Kulit Dokter di Wuhan Tiba-tiba Menghitam Setelah Terkena Virus Covid-19, Diduga Efek Ini

Para tenaga medis yang sedang bertugas memberikan peghormatan terakhir bagi almarhum yang telah gugur demi tugas kemanusiaan.

Para tenaga medis yang masih menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap mengiringi ambulans yang membawa almarhum ke peristirahatan terakhir.

Terlihat suasana yang sangat mengharukan dimana para tenaga medis memberikan hormat bagi almarhum dilihat dari Instagram @sehatsurabayaku, Selasa (28/4/2020).

"Inilah suasana pelepasan jenazah almarhum dr. Berkatnu Indrawan Janguk di RSUD Dr. Moh Soewandhie Surabaya malam tadi," tulisnya.

Melihat suasana mengharukan kepergian dokter Berkatnu, netizen memanjatkan doa.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...selamat jalan Dokter," tulis @litadevina.

Baca Juga: Gara-gara Pasien Corona Berbohong, 46 Dokter di RS Dr Kariadi Semarang Ini Kena Getahnya Dinyatakan Positif Covid-19: 'Mohon Doanya'

"RIP Selamat jalan Dokter hebat, Semoga tenang dan damai bersama bapa di sorga," tulis @sri_silam.

"Selamat beristirahat dalam kedamaian pejuang kemanusiaan. Doaku besertamu selalu. Kiranya keluargamu selalu diberi ketabahan, kekuatan dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," tulis @siska_70514.

"Selamat beristirahat, captain," tulis @stefsoraya.