Find Us On Social Media :

Awas Kekeringan! BMKG Sebut Kemarau Berlangsung hingga Oktober, Peringatkan Daerah Ini!

Ilustrasi kekeringan

GridFame.id - Indonesia kini sedang berada di musim kemarau.

Musim yang identik dengan panas dan kering ini nampaknya masih akan berlangsung cukup lama.

Musim kemarau di Indonesia diprediksi masih akan terus berlanjut hingga Oktober 2020 mendatang.

Baca Juga: Praktis dan Cepat, Cukup Gunakan Baking Soda Untuk Bikin Daging Kurban Lebih Empuk!

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan, ada empat kabupaten berstatus awas kekeringan meteorologis di musim kemarau periode tahun 2020 ini.

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG berdasarkan pantauan perkembangan musim kemarau hingga tanggal 20 Juli 2020 atau dasarian kedua Juli ini.

Deputi Klimatologi BMKG, Drs Herizal MSi menyebutkan dalam keterangan tertulisnya dari 342 daerah zona musim (Zom) di Indonesia, sebanyak 69 persen Zom telah memasuki musim kemarau.

Keadaan musim kemarau ini seiring dengan dominannya sirkulasi angin Monsun Australia yang bersifat kering yang bertiup dari arah Timur hingga Tenggara.

Baca Juga: Lepas Gelar Raja Bisnis Demi Jadi Politikus, Sandiaga Uno Banting Setir  Jadi YouTuber Usai Gagal Jadi Wakil Presiden Sampai Ditertawakan Anak-anak: Nggak Mungkin Balik ke Bisnis

Dari wilayah-wilayah yang telah memasuki musim kemarau tersebut, sebanyak 31 persen Zom juga telah mengalami kondisi kering secara metorologis berdasarkan indikator Hari Tanpa Hujan (HTH) atau deret hari kering yang bervariasi antara 21 sampai 30 hari, 31 sampai 60 hari dan di atas 61 hari.

Herizal berkata, berdasarkan perkembangan kondisi kering tersebut, ditambah dengan prediksi peluang curah hujan rendah untuk 2 dasarian ke depan.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeriangan meteorologis yang disampaikan ke Pemerintah Daerah dan kementerian atau lembaga terkait," ujarnya.

Surat Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis yang dikeluarkan oleh Deputi Klimatologi BMKG tertanggal 24 Juli 2020, ada tiga Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan satu Kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berstatus awas dengan kode merah terhadap potensi kekeringan meteorologis.

Berikut 4 daerah berstatus awas (kode merah) kekeringan meteorologi musim kemarau 2020.

  1. Kota Kupang, NTT
  2. Kabupaten Belu, NTT
  3. Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT
  4. Kabupaten Dompu, NTB

Sementara, terdapat juga 58 wilayah kabupaten atau kota yang berstatus siaga dengan kode orange, yang tersebar di sejumlah provinsi seperti berikut.

Baca Juga: Baru Saja Langsungkan Lamaran, Mbak You Justru Tergesa Ungkap Penerawangan Soal Nasib Rumah Tangga Nikita Willy dan Indra Priawan: 'Kedepan Perkara Itu Penuh...'

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG: Kemarau hingga Oktober, 4 Daerah Berstatus Awas Kekeringan".