GridFame.id - Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan jika memperpanjang PPKM Darurat level 4.
Hal ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang terus bertambah penderitanya.
PPKM Darurat yang seharusnya berakhir tanggal 2 Agustus diperpanjang 9 Agustus 2021.
Tentu saja hal itu membuat sebagian masyarakat protes lantaran banyak pedagang dan perusahaan yang dirugikan.
Pemerintah pun secara sigap langsung mempercepat mencairkan bansos.
Seiring dengan diperpanjangnya aturan pembatasan tersebut, Presiden Joko Widodo memastikan, pemerintah akan terus menggulirkan bantuan sosial (bansos).
"Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial, bansos, untuk masyarakat," kata Jokowi, Senin (2/8/2021).
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sejak diberlakukannya PPKM Darurat, penyaluran bansos terus dilakukan.
Ia pun melaporkan, sampai dengan Juli 2021, bansos berupa program keluarga harapan (PKH) telah terealisasi Rp 5,15 triliun untuk 7,44 juta keluarga penerima manfaat (KPM).“Kemudian, untuk program kartu sembako sampai dengan Juli telah terealisasi Rp 9,4 triliun untuk 15,67 juta KPM,” ujarnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Presiden Jokowi Tetapkan PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 9 Agustus 2021
Sementara untuk program bantuan langsung tunai (BLT) desa telah realisasi Rp 1,48 triliun untuk 2,18 juta KPM.
“Demikian juga untuk bantuan subsidi upah (BSU) sudah mulai berjalan, dan Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) sudah mulai diluncurkan oleh Presiden pada 30 Juli lalu,” ucap Airlangga.
Berikut daftar wilyah yang terkena dampak perpanjangan PPKM Darurat hingga 9 Agustus 2021.
DKI Jakarta
- Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
- Kota Administrasi Jakarta Barat
- Kota Administrasi Jakarta Timur
- Kota Administrasi Jakarta Selatan
- Kota Administrasi Jakarta Utara
- Kota Administrasi Jakarta Pusat
Banten
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Tangerang
- Kabupaten Pandeglang
- Kabupaten Tangerang
- Kota Cilegon
Jawa Barat
- Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Indramayu
- Kabupaten Garut
- Kabupaten Subang
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Bekasi
- Kota Sukabumi
- Kota Depok
- Kota Cirebon
- Kota Cimahi
- Kota Bogor
- Kota Bekasi
- Kota Banjar
- Kota Bandung
- Kabupaten Sumedang
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Bandung
Jawa Tengah
- Kabupaten Pemalang
- Kabupaten Pekalongan
- Kabupaten Magelang
- Kabupaten Sukoharjo
- Kabupaten Rembang
- Kabupaten Klaten
- Kabupaten Kebumen
- Kabupaten Banyumas
- Kota Tegal
- Kota Surakarta
- Kota Semarang
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
- Kabupaten Wonosobo
- Kabupaten Wonogiri
- Kabupaten Sragen
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Purworejo
- Kabupaten Kendal
- Kabupaten Karanganyar
- Kabupaten Demak
- Kabupaten Batang
- Kota Pekalongan
DI Yogyakarta
- Kabupaten Sleman
- Kabupaten Bantul
- Kota Yogyakarta
- Kabupaten Kulonprogo
- Kabupaten Gunungkidul
Jawa Timur
- Kabupaten Kediri
- Kabupaten Sumenep
- Kabupaten Tulungagung
- Kabupaten Sidoarjo
- Kabupaten Madiun
- Kabupaten Lamongan
- Kabupaten Gresik
- Kota Surabaya
- Kota Mojokerto
- Kota Malang
- Kota Madiun
- Kota Kediri
- Kota Blitar
- Kota Batu
- Kabupaten Trenggalek
- Kabupaten Ponorogo
- Kabupaten Ngawi
- Kabupaten Nganjuk
- Kabupaten Mojokerto
- Kabupaten Malang
- Kabupaten Magetan
- Kabupaten Lumajang
- Kabupaten Jombang
- Kabupaten Bondowoso
- Kabupaten Blitar
- Kabupaten Banyuwangi
- Kabupaten Bangkalan
- Kota Probolinggo
- Kota Pasuruan
- Kabupaten Situbondo
Bali
- Kabupaten Bangli
- Kabupaten Karangasem
- Kabupaten Badung
- Kabupaten Gianyar
- Kabupaten Klungkung
- Kabupaten Tabanan
- Kabupaten Buleleng
- Kota Denpasar
- Kabupaten Jembrana
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PPKM Level 4 Diperpanjang Lagi, Bagaimana Realisasi Pencairan Bansos?"