Bahkan perbedaan agama yang membuat keduanya pun memutuskan untuk mengakhiri hubungan.
"Yang paling utama kami berbeda prinsip, berbeda agama. Hal itu susah disatukan," ujar Ijonk.
"Ketika ingin bicara serius soal hubungan kami, balik lagi terbentur ke soal agama," lanjutnya.
Padahal, dari segi sifat Ijonk mengaku mereka berdua sudah saling mengerti.
"Dia baik, sangat pengertian pada saya," bebernya.
Mereka berdua berkesimpulan, kalau dipaksa melanjutkan hubungan, bakal membuat sakit hati.
"Kami sampai pada tahap, 'Iya, juga, ya?'. Setelah bicara, kami menemui satu tiik: hubungan ini mesti berakhir," ujarnya.