Pihak keluarga pun membawa Afi ke RSAL Surabaya. Melalui pemeriksaan di sanalah, Afi diketahui mengalami penyumbatan darah di otaknya.
Segala jenis pengobatan, mulai dari medis hingga alternatif ditempuh pihak keluarga dengan harapan Afi bisa sembuh dan menggapai mimpinya menjadi pesepak bola.
"Saya berharap Afi bisa sembuh, bisa main bola lagi. Dia sangat ingin main di Persebaya, dia juga ingin main bersama timnas sampai ke luar negeri," tutur sang ayah.
Perjuangan keluarga dan Afi pun diketahui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, sempat datang langsung ke rumah Afi bersama ambulans yang kemudian mengantar Afi melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Soewandhie.
Namun, setelah dirawat di RS Soewandhie, Tuhan berkehendak lain. Ahmad Afi mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (9/2/2022) pukul 08.00 WIB.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dukacita Andik Vermansah untuk Ahmad Afi, Bakat Muda yang Ingin Bela Timnas dan Persebaya"