“Orang-orang memberi tahu kami, bahwa saat mereka tidur merasakan hangat sekaligus dingin di malam hari, dan bangun dengan sakit dan nyeri tubuh, nyeri dada atau sakit punggung dan kelelahan. Itulah Omocron,” ujar Angelique Coetzee, dokter Afrika Selatan sekaligus ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan (SAMA).
Baca Juga: Berikut Waktu Isoman Pasien Omicron Berdasar Aturan Terbaru Kemenkes
2. Sakit di kaki dan bahu
Meski infeksi Covid-19 berpotensi menyebbakan rasa sakit di bagian tubuh mana pun, ternyata ada 2 titik tertentu yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeski Omicron.
Data dari App Studi Covid Zoe mengatakan, mayoritas pasien Omicron mengeluhkan adanya sakit otot dan merasakan sakit di kaki dan bahu saat terinfeksi Omicron.
Pasien Omicron yang mengeluhkan sakit di bahu mengatakan bahwa merasakan kombinasi rasa sakit, yakni kekakuan, mati rasa hingga merasa lemah.
Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) mengatakan bahwa rasa sakit di kedua bagian tubuh ini dapat bermanifestasi dalam berbagai cara ketika menjadi penyebab utama Covid-19;
“Beberapa orang memiliki rasa sakit yang meluas dan dapat datang dan pergi sementara waktu saat pulih. Namun juga ada beberapa yang memiliki perasaan aneh ketika merasa mati rasa atau kesemutan hingga kelemahan pada kai,” jelas NHS.
Ahli medis mengatakan bahwa nyeri tubuh yang sering terjadi pada pasien Omicron bisa diakibatkan karena faktor yang berbeda-beda.
Faktor tersebut, dijelaskan ahli medis seperti karena mediator hingg alasan lain varian Omicron mempengaruhi sistem muskoloskeletal lebih dari varian sebelumnya.
Sehingga akan berdampak pada otot, tulang, sendir dan ligament dengan rasa sakit dan nyeri.
Baca Juga: Diklaim Ampuh Bunuh Virus Covid, Enovid Resmi Masuk Indonesia Segini Kisaran Harganya