Find Us On Social Media :

'Inalillahi' Elvy Sukaesih Bawa Kabar Duka! Pedangdut Senior Tiada di Usia 68 Tahun Selasa Kemarin, Kondisi Sempat Membaik Usai Sakit! Ternyata Mendadak Sehat saat Sakit Tanda Orang Akan meninggal

Elvy Sukaesih bawa kabar duka, penyanyi senior sudah tiada sebelum berpulang ada tanda orang akan meninggal

Alfatihah...," tulis Elvy Sukaesih dikutip tim GridFame.id.

Tanda Orang Akan Meninggal Dunia

Menurut sains, gejala kematian atau tanda orang akan meninggal memang tak selalu tampak seperti death rattle, terminal agitation, ataupun sesak nafas. Gejala bisa jadi tampak halus dan kerap diartikan sebagai kesembuhan.

Fenomena kembali segar menjelang kematian itu diabadikan sejak masa Hippocrates dan Ibnu Sina. Mereka mengungkapkan, penderita penyakit mental memperoleh kesadaran kembali ketika ajal sudah dekat tanpa diketahui sebabnya.

Michael Nahm dalam publikasinya di Journal of Near death Experience pada tahun 2009 memperkenalkan istilah "terminal lucidity" untuk menggambarkan fenomena tersebut.

Dalam publikasi itu, dia menggali 80 referensi hasil penelitian fenomena terminal lucidity pada pasien yang menderita penyakit mental.

Baca Juga: Inalillahi Wainailaihi Rojiun Cici Paramida Bawa Kabar Duka Tangis Siti KDI Pecah Sang Kakak Meninggal Karena Komplikasi Liver dan Ginjal, Iis Dahlia Ucap Belasungkawa

Lewat publikasi yang berasal dari 50 penulis itu, dia berhasil mengungkap 49 kasus terminal lucidity. Sejak publikasi itu, Nahm sudah merilis makalah laporan kasus terminal lucidity. Salah satunya yang terjadi pada Anna Katharina Ehmer, dipublikasikan di jurnal Death and Dying pada 1 Februari 2014.

Dalam publikasi itu, dokter melaporkan bahwa Ehmer menyanyikan lagu-lagu kematian setengah jam sebelum kematian benar-benar menjemputnya. Menurut Nahm, perilaku itu juga kerap dijumpai pada orang lain yang akan meninggal.

Apa yang memicu "terminal lucidity"? sampai saat ini, pemicunya masih misteri. Nahm masih menggugah kesadaran banyak peneliti untuk menaruh perhatian pada soal itu.

Pada pasien yang mengalami tumor otak, kata Nahm seperti dalam tulisan Peskin di New York Times 11 Juli 2017 lalu, terminal lucidity bisa dipicu oleh penyusutan otak yang berakibat pada pikiran yang lebih jernih.

Tapi, pada penyakit ginjal, jantung, atau orang sehat, penyebabnya belum diketahui.

Nahm mengatakan, penelitian pada terminal lucidity bermanfaat secara medis maupun bagi keluarga yang ditinggalkan. Mereka bisa lebih siap menghadapi kematian orang yang dicintainya, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: 'Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun SONETA Sangat Berduka' Tandai Rhoma Irama, Hati Elvy Sukaesih Hancur Kehilangan Sosok Penting Ini, Kristina dan Inul Daratista Menangis