Find Us On Social Media :

Disebut Lolos Antigen Ini Gejala Covid Omicron XBB yang Perlu Dipahami

cegah covid xbb

GridFame.id- Berikut ini gejala Covid Omicron XBB yang disebut lolos antigen.

Varian Omicron XBB dilaporkan tidak bisa terdeteksi oleh pengujian antigen.

Hal ini dinyatakan oleh Departemen Kesehatan Filiphina baru-baru ini dikutip dari CNN Filiphina.

Ia mengungkapkan pendeteksian virus hanya bisa dilakukan dengan pengurutan genom dengan sampel yang dikumpulkan dari tes RT PCR.

“Kami tidak bisa mendeteksi garis keturunan virus dari sampel antigen,” jelas lembaga tersebut.

Untuk diketahui subvarian Omicron baru, strain BA.2.10, turunan varian ini pertama kali muncul di India pada Agustus 2022.

Omicron subvarian XBB sudah terdeteksi di sejumlah negara seperti Singapura, Autralia, Bangladesh, Denmark, India dan Jepang.

Menurut pengamatan negara-negara yang terpapar, tingkat penularan subvarian XBB sama seperti virus corona saat ini dan tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah.

XBB disebut-sebut sebagai biang kerok kembali melonjaknya angka kasus Covid di berbagai negara.

Sama seperti Covid yang disebabkan subvarian lainnya, infeksi XBB juga menimbulkan sejumlah gejala.

Lantas apa saja gejala Covid Omicron XBB?

Baca Juga: Subvarian Omicron XBB Buat Kasus Covid Melonjak Tajam di Singapura Ini Gejalanya

Seperti dirangkum GridFame.id beberapa gejala awal Omicron XBB beragam.

Namun kali ini kita akan membahas sejumlah gejala Omicron XBB yang terjadi di pasien Indonesia.

Dikutip dari laman Sehat Negeriku, adapun beberapa gejala awal Covid Omicron XBB adalah batuk, pilek, demam.

Meski cenderung ringan, bukan berati masyarakat bisa abai terkait penyebaran Omicron varian ini.

Anda tetap perlu waspada karena subvariant satu ini disebut paling menular dibading subvarian lainnya.

Dikutip The Strait Times, Lleong Hoe Nam, ahli penyakit infeksi dari Rophi Clinic mengatakan bahwa kini subvariant XBB mendominasi penularan di Singapura dan menjegal virus yang lain.

“Seperti bagaimana Omicron menggantikan deltam tapi dalam fase lebih cepat,” jelasnya,

Untuk itu masyarakat dihimnau untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Selalu gunakan masker setiap beraktivitas di ruang publik dan tetap menjaga jarak.

Baca Juga: Gejala Covid-19 Omicron XBB, Kasus Pertama Ditemukan di Indonesia! Seberapa Bahayanya?