GridFame.id - Kim Garam LE SSERAFIM akhirnya didepak dari agensi HYBE.
Ini dia rangkuman kasus bullying Kim Garam yang bikin satu dunia marah.
Hari ini, Rabu (20/7/2022), Source Music, anak perusahaan HYBE secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan Kim Garam anggota girlband LE SSERAFIM.
Seperti diketahui, publik sempat heboh dengan kabar tentang kasus bullying yang melibatkan Kim Garam.
Ia mendapat tuduhan melakukan perundungan di sekolah. Tuduhan tersebut diunggah oleh seorang netizen Korea Selatan melalui komunitas online.
Lantaran kabar tentang kasus bullying Kim Garam menyebar begitu cepat, ia pun memutuskan untuk hiatus sementara dari aktivitas LE SSERAFIM.
Padahal, saat itu baru tiga minggu ia debut sebagai anggota LE SSERAFIM bersama Sakura, Kazuha, Chaewon, Eunchae dan Yunjin.
Selama Kim Garam hiatus, HYBE sempat memberikan pembelaan bahwa kasus bullying yang melibatkan Kim Garam tersebut tidak benar.
Namun, netizen yang mengaku sebagai teman sekelas Kim Garam serta korban bullying lainnya terus memberikan bukti-bukti berupa cerita dan sejumlah foto.
Tak heran, banyak netizen dan penggemar yang geram.
Mereka ingin agar Kim Garam dikeluarkan dari grup.
Barulah pada hari ini, Rabu (20/7/2022), HYBE dan Source Music secara resmi mengumumkan keluarnya Kim Garam dari LE SSERAFIM.
Berikut pernyataan resmi HYBE dan Source Music.
“Halo. Kami Source Music/HYBE. Kami ingin memberi informasi kepada kalian tentang keputusan yang kami buat sehubungan dengan Kim Garam anggota LE SSERAFIM dan rencana untuk kegiatan LE SSERAFIM di masa depan,” tulis HYBE dan Source Music dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Allkpop, Rabu (20/7/2022).
“Perusahaan kami telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan Kim Garam,” tulis HYBE dan Source Music.
“Kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada penggemar dan mereka yang telah menunjukkan cinta dan dukungan kepada grup (LE SSERAFIM) karena kami telah membuat kalian khawatir atas kontroversi yang melibatkan anggota LE SSERAFIM (Kim Garam),” kata HYBE dan Source Music.
“LE SSERAFIM akan melanjutkan aktivitas mereka sebagai grup beranggotakan lima orang, dan kami akan berusaha keras untuk mendukung grup agar tumbuh jauh lebih sukses sebagai seniman melalui musik dan penampilan mereka. Terima kasih,” demikian pungkas HYBE dan Source Music.
Rangkuman kasus bullying Kim Garam LE SSERAFIM
Pada Jumat, 20 Mei 2022, HYBE selaku agensi merilis keterangan resmi yang menyatakan bahwa Kim Garam akan hiatus sementara dari aktivitasnya bersama LE SSERAFIM.
PIhak HYBE mengklaim bahwa Kim Garam mengalami kesulitan dan tertekan secara mental akibat pemberitaan terkait kasus bullying yang melibatkan dirinya.
“Setelah berdiskusi dengan Kim Garam, kami memutuskan bahwa Kim Garam akan menghentikan sementara aktivitas (bersama LE SSERAFIM) dan fokus untuk menyembuhkan hatinya yang terluka,” tulis HYBE dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Soompi, Jumat (20/5/2022).
“Untuk sementara, LE SSERAFIM akan melakukan promosi dengan lima anggota sampai Kim Garam pulih dan kembali lagi,” tulis HYBE.
Pembelaan HYBE
Menurut keterangan tertulis HYBE, Kim Garam telah dirugikan oleh berbagai rumor tentang kasus bullying sejak ia debut sebagai anggota LE SSERAFIM.
HYBE menegaskan bahwa rumor tentang Kim Garam merupakan pelaku bullying di sekolah tidaklah benar.
“Rumor tentang Kim Garam terpaksa pindah sekolah tidak benar. Rumor yang menyatakan dia memukul kepala teman dengan pot bunga dan dia menyakiti kepala teman sekelas dengan batu bata juga tidak benar,” tulis HYBE.
Baca Juga: Sinopsis dan Nonton Streaming Drakor Little Women Episode Lengkap dengan Sub Indo
“Rumor tentang Kim Garam pergi ke sekolah dengan mobil polisi, dan dia terlibat dalam perkelahian kelompok atau menyerang siswa lain secara fisik juga tidak benar,” kata HYBE.
“Pemberitaan tentang dia (Kim Garam) minum alkohol dan merokok juga merupakan rumor yang tidak benar. Rumor tentang dia menjelek-jelekkan artis lain juga tidak benar,” tulis HYBE.
“Rumor tentang Kim Garam menandatangani kontrak sebagai trainee di agensi yang berbeda dan dikeluarkan dari grup debut juga tidak benar,” ungkap HYBE.
Selain membantah tentang rumor kasus bullying Kim Garam, HYBE juga mengungkapkan bahwa Kim Garam adalah korban bullying semasa sekolah.
Menurut keterangan HYBE, Kim Garam sering dimasukkan dalam grup chat oleh teman-temannya, kemudian menerima makian dan umpatan.
Netizen protes, memita Kim Garam hengkang dari LE SSERAFIM
Meskipun pihak HYBE selaku agensi Kim Garam sudah menulis pernyataan resmi dan membantah rumor yang beredar, namun netizen Korea Selatan masih ramai berkomentar.
Dikutip Tribunjogja.com dari akun Instagram @panncafe yang menerjemahkan unggahan seorang netizen di komunitas online, terdapat sebuah pernyataan mengejutkan.
Seorang netizen yang mengaku teman sekelas Kim Garam saat sekolah, mengungkapkan bahwa petinggi agensi HYBE datang dan meminta semua orang tutup mulut.
Baca Juga: Sinopsis Drakor Adamas Episode 1-Terakhir Lengkap dengan Sub Indo dan Nontonnya di Mana
“Aku teman sekelasnya. Akan ada hal-hal yang lebih luar biasa tentang dia (Kim Garam) yang akan meledak. Korbannya tidak hanya satu atau dua, tetapi kepala departemen (HYPE) bahkan datang ke sekolah kami untuk (meminta kami) menutup mulut. Jadi kamu berpura-pura semua yang kamu lakukan tidak pernah terjadi?” tulis netizen tersebut.
Adapun menurut pantauan akun Instagram @panncafe, saat ini media sosial Twitter juga tengah ramai dengan topik tentang Kim Garam.
Sejumlah kata kunci menjadi trending topic Twitter wilayah Korea Selatan. Kata kunci tersebut berisi cuitan netizen yang meminta Kim Garam hengkang dari LE SSERAFIM.
“Tidak ada untungnya mempertahankan dia (Kim Gram) di grup (LE SSERAFIM), dia (Kim Garam) hanya merugikan reputasi grup,” tulis pemilik akun Twitter @loona****, seperti dikutip Tribunjogja.com dari unggahan Instagram @panncafe.
Netizen yang mengaku sebagai Karywan HYBE malu karena perusahaan mendukung Kim Garam
Dilansir dari Allkpop, Jumat (20/5/2022), seorang netizen Korea Selatan (Korsel) yang mengaku sebagai salah satu karyawan HYBE, mengatakan bahwa dirinya malu telah bekerja di perusahaan yang membela pelaku bullying.
Netizen tersebut secara anonim mencurahkan isi hatinya alias curhat di sebuah aplikasi media sosial Korsel khusus untuk tempat kerja.
Untuk diketahui, menurut keterangan Allkpop, seseorang yang ingin membuat akun di medsos tersebut dan ingin mengunggah sesuatu harus melakukan verifikasi data yang menyatakan bahwa dia benar merupakan karyawan di perusahaan tertentu.
Setelah diverifikasi, barulah seseorang bisa curhat secara anonim di medsos tersebut.
Seorang netizen yang mengaku sebagai karyawan HYBE, sebut saja “A” mengaku kecewa terhadap cara HYBE menangani kasus Kim Garam.
"Berkat mereka, seluruh perusahaan direndahkan. Pasti ada karyawan yang (dulu pernah) menjadi korban kekerasan sekolah atau memiliki kenangan buruk pergi ke sekolah bahkan jika mereka tidak diganggu (dirundung). Karena pilihan buruk Source Music dan pemikiran kuno atau salah penilaian (dari para) eksekutif, (kini) semua karyawan telah menjadi pelaku sekunder tindak bullying,” ungkap A.
"Sebagai orang dewasa, saya merasa menyesal dan kasihan pada korban, yang diintimidasi di usia muda dan pergi ke sekolah untuk mengungkapkan pelecehan itu tetapi akhirnya harus menyerah dan bahkan mencoba bunuh diri. Dan saya sangat malu bekerja untuk perusahaan ini (HYBE),” imbuh A.
Selain A, ada juga netizen lain (sebut saja “B”) yang mengaku bekerja sebagai karyawan di HYBE.
Senada dengan A, netizen B juga merasa tidak setuju dengan cara perusahaan menangani kasus bullying Kim Garam.
“Saya ingin berhenti (bekerja di HYBE). Tidak peduli berapa banyak hal buruk yang saya alami di perusahaan, (sejauh ini) saya masih bisa menerimanya. Tetapi (sekarang, gara-gara kasus Kim Garam) saya benar-benar tidak ingin bekerja di perusahaan yang memalukan seperti itu lagi,” ungkap B.
Penulis | : | Lena Astari |
Editor | : | Lena Astari |
Komentar