Find Us On Social Media :

Siap-siap, Pemerintah Kembali Salurkan Bansos Beras dan Uang Tunai Rp 500 Ribu ke 19 Juta keluarga

Bansos

GridFame.id - Pandemi virus corona di Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan bantuan sosial atau bansos Covid-19 2020.

Lima bulan sudah Indonesia menghadapi pandemi virus corona.

Bansos Covid-19 2020 ini ditujukkan untuk meringankan beban masyarakat selama pandemi.

Kabar baiknya, belum lama ini Sri Mulyani mengungkapkan kalau Bansos Covid-19 2020 akan diperpanjang.

Baca Juga: Engku Emran Bagikan Kabar Duka dari Malaysia, Mantan Laudya Cynthia Bella: Janganlah Kamu Lupakan Ikrar

Adanya bansos ini pun cukup menjadi angin segar bagi masyarakat yang terdampak pandemi ini.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan uang tunai.

Bantuan ini menyasar 19 juta keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak pandemi Covid-19.

“Seperti arahan Presiden agar kementerian mendorong program yang memiliki daya ungkit perekonomian.

"Untuk bansos beras bisa membantu mengurangi sebagian beban ekonomi masyarakat.

"Dan bansos uang tunai diharapkan mendorong belanja masyarakat, yang berarti ikut menggerakkan perekonomian,” kata Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Mau Dapat BLT Karyawan Rp 600 Ribu Tiap Bulan? Minta Perusahaan Segera Lakukan Hal Ini Sebelum Terlambat

Untuk bansos beras, lanjut dia, akan ada 10 juta KPM yang menerimanya, sedangkan bantuan dalam bentuk uang tunai disalurkan kepada 9 juta peserta Program Sembako (BPNT) yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH).

“Untuk bansos beras didistribusikan seberat 15 kilogram beras per bulan per KPM selama tiga bulan. Kemudian untuk bansos uang tunai sekali salur senilai Rp 500.000 per KPM,” katanya.

Nantinya, bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan menyalurkan bansos uang tunai kepada KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Selain itu, penyaluran juga dilakukan melalui kantor pos. Sementara untuk penyaluran bansos beras, rencananya akan dilakukan oleh Perum Bulog.

“Anggaran yang disiapkan untuk bansos beras kepada 10 juta KPM sebesar Rp 5,41 triliun. Sementara anggaran untuk 9 juta penerima bansos uang tunai adalah sebesar Rp 4,5 triliun,” katanya.

Juliari menjelaskan, pagu Anggaran Kemensos pada Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp 62,77 triliun.

Namun, anggaran tersebut bertambah sebesar Rp 134,008 triliun yang tujuannya untuk mendukung penugasan di bidang program perlindungan sosial.

Baca Juga: Dikabarkan Meninggal Karena Bunuh Diri, Paranormal Kondang Nyai Ratu Kidul Bongkar Kematian Aktor Tampan Ini, Sebut Soal Santet dan Campur Tangan Orang Jahat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Kembali Salurkan Bansos Beras dan Uang Tunai Rp 500.000".