Find Us On Social Media :

Wanita Wajib Tahu! Turunkan Risiko Kanker Ovarium dengan Obat Alami Jahe, Perhatikan Hal Sepele Ini

Air rebusan jahe jadi obat alami turunkan risiko kanker ovarium

3. Hindari Menyeduh Jahe dengan Air Panas Saat dibuat minuman, enggak sedikit yang menyeduh jahe dengan air panas-panas. Bahkan, terkadang jahe juga sampai direbus di air mendidih. Sebenarnya cara tersebut enggak tepat dilakukan untuk mengolah jahe atau rempah lainnya. Supaya kita bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal, jahe sebaiknya tidak diseduh dengan air yang terlalu panas apalagi direbus di dalam air mendidih.

Baca Juga: Lidah Buaya Bisa Jadi Obat Alami Penurun Panas, Begini Cara Mudah Menggunakannya Dikutip dari Kompas.com, pakar herbal dr Abrijanto mengatakan bahwa jahe yang diseduh dengan air yang suhunya mendekati mendidih, yakni 100 derajat celcius akan kehilangan senyawa aktif yang dikandungnya. Padahal, sebenarnya senyawa aktif tersebutlah yang bermanfaat pada jahe. Kandungan tersebut adalah kandungan flavonoid dan saponin. Kalau diseduh dengan air panas atau direbus, maka jahe tidak lagi mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan saponin.

Pasalnya, senyawa aktif seperti flavonoid dan saponin akan rusak jika terkena suhu yang terlampau panas.

Flavonoid dan saponin adalah senyawa aktif yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Kedua senyawa tersebut berperan sebagai agen anti-inflamasi, anti-jamur, anti-kanker, serta dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Bahan herbal lainnya yang mengandung senyawa flavonoid dan saponin memiliki karakteristik khusus. Biasanya saat diaduk dengan air, maka akan berbusa. Akan tetapi, seperti yang telah dibahas sebelumnya, kalau disiram air panas apalagi mendidih, senyawa bermanfaat tersebut akan rusak dan hilang.

Baca Juga: Sakit Tenggorokan Menyiksa? Atasi dengan Obat Alami Batuk yang Pasti Ada di Dapur Rumah Ini!

 

 

Artikel Ini Telah Tayang di Sajian Sedap dengan Judul "Wanita Wajib Tahu! Rutin Minum Air Rebusan Jahe Bisa Cegah Kanker hingga Redakan Nyeri Menstruasi"