Find Us On Social Media :

Anak, Cucu, hingga Besan Jadi Penumpang Sriwijaya Air, Yusri Lemas hingga Harus Dibopong Saat Akan Tes DNA, 5 Anggota Keluarganya Jadi Korban

Aparat gabungan telah mengumpulkan temuan soal jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

GridFame.id - Berita jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 pada Sabtu (9/1/2021) cukup mengejutkan banyak orang.

Pesawat Sriwijaya Air tipe B737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC hilang kontak di ketinggian sekitar 11.000-13.000 kaki.

Penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.

Baca Juga: Kembali Temukan Lengan dan Isi Dalam Perut Korban Sriwijaya SJ-182, Basarnas Ungkap Fakta Ini Soal Pencarian

Baca Juga: Pekerja dan Keluarga Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 Akan Dapat Santunan 48 Kali Upah dari BPJS Ketenagakerjaan dan Beasiswa Anak hingga Kuliah

Pesawat Sriwijaya SJ182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Lokasi jatuhnya pesawat ini pun telah ditemukan di sekitar Perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Hingga kini Tim SAR pun masih terus melakukan pencarian.

Kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021), bagaikan petir di siang bolong bagi Yusri Lasnita (48).

Betapa tidak, lima orang keluarganya adalah penumpang pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak bernomor penerbangan SJ 182 tersebut.

Dengan tubuh lemas, Yusri Lanita (48) harus dibopong oleh seorang anggota polisi dan keluarganya menuju ke ruang Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Senin (11/1/2021).