Find Us On Social Media :

Ternyata Lebih Beracun Dari Nasi Putih, Simak Fakta Soal Nasi Merah yang Faktanya Berbahaya!

GridFame.id - Banyak orang yang lebih sering mengkonsumsi nasi merah karena dianggap jauh lebih baik dari nasi putih.Tapi nyatanya, dugaan anda keliru loh!Hal ini dikarenakan nasi merah mengandung lebih banyak nutrisi, serat, dan memiliki Indeks Glikemik (GI) yang lebih rendah.

Diketahui GI yang yang yang tinggi pada nasi putih sering kali dikaitkan dengan pemicu gula darah naik yang menyebabkan penyakit diabetes melitus.Meski begitu, siapa sangka nasi merah juga ternyata tidak sepenuhnya baik bagi tubuh.Bahkan nasi merah disebut lebih beracun daripada nasi putih.

Baca Juga: Faktanya Tak Makan Nasi Malah Bikin Badan Jadi Cepat Gemuk! Jangan Asal Diet, Simak Info yang Satu Ini!Hal itu diketahui berdasarkan laporan dari Consumer Reports.org yang meneliti berbagai jenis beras dan biji-bijian lain.

Mari kita simak ulasan lengkapnya.

Nasi Merah Bisa Jadi BeracunDimana unsur kimia yang secara alami ditemukan dalam tanah ternyata ditemukan paling banyak kadarnya pada beras merah.Riset yang meneliti 128 jenis beras, termasuk beras putih, basmati, dan beras melati, yang diteliti oleh Consumer Reports juga hasil penelitian FDA tahun 2012, dengan total 697 sampel.Faktor geografi sangat berpengaruh terhadap level toksisitas pada arsenik.Misalnya, beras basmati dari California memiliki level arsenik paling rendah, sementara beras dari Texas menduduki level teratas.

Karena arsenik terakumulasi di bagian luar beras, maka beras merah mengandung 80 % arsenik lebih banyak dibanding beras putih.Walau proses pencucian beras sebenarnya bisa mengurangi kadar nutrisi di dalamnya, tetapi setelah dicuci, kadar arsenik bisa turun sampai 30 %.

Baca Juga: Meski Pakai Beras Murah, Trik Masak Nasi Ini Dijamin Bikin Nasi Jadi Pulen dan Wangi Ala Resto Jepang dengan Rice Cooker!

Kelompok biji-bijian lain yang kadar arseniknya rendah antara lain sorgum, jewawut (millet), barley, dan farro.Sejauh ini FDA belum menetapkan standar aman kandungan arsenik dalam beras.Tetapi, untuk anak berusia kurang dari 5 tahun tidak disarankan mengonsumsi susu beras sebagai pengganti susu.Meski memiliki zat berbahaya, nasi merah tetap memiliki beragam manfaat baik bagi tubuh.Salah satunya bagi penderita jantung karena kaya nutrisi dan punya sifat protektif.

Diketahui nasi putih dibuat dengan pemurnian yang menghilangkan bagian kulit padi dan bubuk atau dedak dibandingkan dengan komposisi yang terkandung beras merah.Melalui proses ini, sebagian besar seratnya hilang, sedangkan nasi merah mengandung lebih dari 4 kali serat nasi putih.Permurnian yang lebih sedikit pada beras merah juga menyebabkan masih banyak vitamin dan mineral penting lainnya yang tidak terbuang.

Baca Juga: Jauh Lebih Ampuh dari Nasi Merah! Nasi Ini Nol Kalori, Bisa Tetap Kenyang Tapi Turunkan Berat Badan Hingga 3 Kg Dalam Seminggu!

 

Penjelasan AhliNasi merah mengandung hampir 4 kali lebih banyak magnesium dan 2 kali lebih banyak mangan daripada nasi putih.Karena perbedaan kandungan serat, beras putih memiliki indeks glikemik lebih tinggi daripada beras merah (ini meningkatkan kadar gula darah lebih cepat).Pola makan yang banyak makanan GI tinggi dapat menimbulkan risiko tingginya terhadap kadar gula darah dan energi.Inilah kenapa beberapa jenis diet mengeluarkan biji-bijian dari menunya, seperti diet paleo.

Akan tetapi, ahli lain menyarankan bahwa asam fitat memiliki sifat protektif terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.Bagi kebanyakan orang sehat, bisa jadi efek negatif potensial dari asam fitat pada penyerapan mineral bisa terjadi.Jadi kesimpulannya, beras merah bagus untuk penderita jantung, kanker dan diabetes, namun kurang menguntungkan bagi yang tidak punya masalah kesehatan karena kandungan asam fitat itu.

Baca Juga: Putranya Sanggup Bayar Mahar Ayu Ting Ting Rp 5 Miliar, Terungkap Cara 'Mama Erna' Ibunda Ivan Gunawan Cari Sesuap Nasi, Deddy Corbuzier: Syok!

Cara Memasak Nasi Merah

1. Gunakan Air yang Lebih Banyak

Setelah beras dicuci, langkah selanjutnya adalah memasak beras.

Mau dikukus dengan dandang atau menggunakan rice cooker, semua sah-sah saja.

Asal jumlah air yang digunakan lebih banyak daripada saat memasak nasi putih.

Buat perbandingan sebanyak 3:1, yaitu 3 gelas air untuk 1 gelas beras merah.

Hal ini bertujuan agar nasi merah jadi pulen dan tidak keras.

Baca Juga: Selama Ini Bak Disembunyikan, Putri Sulung Aa Gym Bongkar Perbedaan Ini Antara Teh Rini dan Teh Ninih Selama Ini: Kekuatan Bagi Anak-anaknya

2. Dicampur dengan Beras Putih

Orang Sering Keliru, Ternyata Beras Merah Tak Selalu Lebih Baik Dari Beras Putih

Mencampur beras merah dan beras putih juga bisa membuat hasil nasi merah jadi tidak keras.

Perbandingannya bisa 1:2 dan bisa disesuaikan mau lebih banyak menggunakan beras yang mana.

Penggunaan airnya pun tergantung dari beras.

Jika lebih banyak menggunakan beras merah, maka penggunaan airnya tetap harus lebih banyak.

Pencampuran ini bisa jadi cara bagi Anda yang baru mau mengganti nasi putih ke nasi merah.

Jadinya, lidah tidak kaget karena tiba-tiba berganti nasi.

Baca Juga: Belum Juga Resmi Jadi Istrinya, Lesti Kejora Sudah Minta Hal Ini ke Rizky Billar Untuk Dirinya: 'Bermanfaat Untuk Dedek'

3. Selalu Dalam Keadaan Hangat

Kalau memasak nasi merah dengan cara dikukus, setelah matang, segera pindahkan ke rice cooker, ya!

Karena kalau dibiarkan pada suhu ruang, nasi merah akan cepat mengeras.

Lebih baik selalu simpan nasi merah dalam keadaan hangat agar tetap empuk dan tahan lama.

Demikian tips agar nasi merah tidak keras.

Saatnya memulai hidup sehat.

Semoga tips ini bermanfaat!

Baca Juga: Waduh! Sosok Ini Bongkar Keluarga Atta Halilintar Petantang-petenteng di Malaysia, Netizen Temukan Kejanggalan Pada Cerita Ipar Aurel: Emang Tukang Halu!

 

Artikel ini telah tayang di SajianSedap.com dengan judul Dikira Lebih Sehat, Nasi Merah Ternyata Jauh Lebih Berbahaya Dari Nasi Putih, ini yang Jadi Alasannya