Find Us On Social Media :

Astaga Nyesel Banget Baru Tahu! Ada Kandungan Sianida, Hobi Makan Singkong Ternyata Akibatnya Bahaya Banget Untuk Tubuh

Singkong

GridFame.id - Singkong menjadi salah satu bahan makanan yang kerap dikonsumsi sehari-hari.

Singkong bukan hanya diolah menjadi camilan tetapi juga menjadi makanan pokok di beberapa daerah.

Singkong bisa diolah menjadi berbagai masakan karena dipercaya memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Namun sayangnya tak banyak yang menyadari dibalik kandungan gizinya yang besar, ada bahaya konsumsi singkong yang mengintai.

Berbagai penyakit mengancam akibat makan singkong, loh.

Waduh, kenapa bisa seperti itu? Begini penjelasannya.

Baca Juga: Jangan Ketagihan Makan Martabak Manis Kacang Keju! Ini Daftar 10 Makanan yang Tak Boleh Dicampur, Akibatnya Bisa Fatal

Selain dibuat makanan ringan, singkong juga dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok karena sangat mengenyangkan.

Singkong merupakan sumber nutrisi yang baik. Ia mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi.

Bukan hanya karbohidrat, umbi-umbian yang satu ini juga kaya akan kalori, vitamin, dan mineral utama.

Bahkan, daun singkong, yang juga umum dikonsumsi, mengandung sekitar 25 persen protein.

Dilansir dari Medical News Today, singkong mentah mengandung kalori, protein, karbohidrat, serat, kalsium, magnesium, kalium, vitamin C, tiamin, riboflavin, dan niasin.
 
Salah satu olahan singkong yang paling banyak digunakan adalah tepung tapioka.
 
Tepung tapioka merupakan tepung bebas gluten yang cocok untuk orang dengan intoleransi gluten.
 
Baca Juga: Kalau Terlambat Akibatnya Fatal! Wajib Tahu 5 Obat Alami Asam Lambung Ini Untuk Penanganan Pertama
Singkong juga merupakan pati resiten, yang menurut para ilmuwan dapat meningkatkan kesehatan usus dengan memelihara bakteri baiknya.

Di samping manfaatnya untuk kesehatan, singkong juga bisa menjadi berbahaya jika dikonsumsi mentah.

Singkong mentah mengandung sianida alami yang beracun jika dikonsumsi.

Jika singkong dimakan mentah atau dimasak dengan cara yang salah dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Bahaya terlalu banyak mengonsumsi sianida aktif di antaranya adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Ampuh Turunkan Kolesterol, Begini Cara Membuat Air Rebusan Daun Suji yang Bisa Juga Untuk Obat Paru-paru!

1. Kaki lumpuh pada anak

2. Kadar yodium rendah

3. Peningkatan risiko gondok

4. Neuropati ataksis tropis

5. Keracunan

Selain mengandung sianida alami, singkong juga bisa menyerap polutan dari daerah tempat ia ditanam.

Polutan yang dapat diserap dan disebarkan oleh tanaman singkong adalah elemen logam, pestisida, dan herbisida.

Cara Membuat Singkong yang Benar

Akibat adanya kandungan sianida dalam singkong mentah, singkong harus diolah dan dimasak secara benar.

Pertama, kupas bersih kulit singkong. Kemudian, potong singkong menjadi beberapa bagian dan rendam di dalam air.

Setelah direndam, rebus singkong hingga empuk. Terakhir, buang semua air rebusan singkong.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sebaiknya singkong manis direndam dalam air selama 4-6 hari.

Sementara itu, jenis singkong yang pahit membutuhkan proses pengolahan yang lebih ekstensif karena kandungan sianidanya yang lebih tinggi.

Baca Juga: Hati-hati Jangan Jadi Kebiasaan! Sering Dikonsumsi untuk Diet, Infused Water Ternyata Bisa Datangkan Bahaya Besar Ini

Proses memarut, menumbuk, dan merendam dalam air harus dilakukan sebelum merebus singkong pahit.

Selama singkong dimasak dengan benar, ia bisa menjadi makanan yang bermanfaat dan tidak menimbulkan bahaya.

Para ilmuwan pun saat ini tengah memetakan struktur genetik singkong dengan harapan dapat mengembangbiakkan tanaman singkong unggul.

Tanaman singkong unggul nantinya akan memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dan lebih tahan terhadap penyakit.

 

 

 

Artikel Ini Telah Tayang Sebelumnya di Kompas.com dengan Judul "Benarkah Singkong Mengandung Racun yang Berbahaya?"