Find Us On Social Media :

Hati-hati, Jangan Lagi Sarapan Nasi Uduk dengan Dua Tambahan ini Jika Tidak Mau Mati Muda

Lauk yang tidak boleh ditambahkan dalam nasi uduk

GridFame.id - Nasi uduk memang jadi menu sarapan favorit.

Apalagi nasi uduk juga banyak pilihan topping yang bisa dipilih sesuai selera.

Belum lagi menemukan pedagang nasi uduk sangat mudah.

Bahkan tak jarang ada yang jual dekat dengan rumah.

Baca Juga: Tolong Jangan Coba-coba! Faktanya Telur Rebus Bisa Berubah Jadi Racun Jika Dikonsumsi Oleh Orang dengan Kondisi Ini, Hati-Hati!

Meski enak dan bikin kenyang, ada hal yang patut diperhatikan saat makan nasi uduk.

Bukannya kenyang, bisa-bisa kita bakal bolak balik rumah sakit.

Jangan makan nasi uduk ditambah lauk ini

Nasi uduk biasa disajikan dengan bihun goreng dan ditambahkan dengan gorengan.

Jika diperhatikan, nasi uduk sudah merupakan sumber karbohidrat.

Jadi jika ditambah dengan bihun atau kentang, maka asupan karbohidrat bisa bertambah berkali-kali lipat.

Baca Juga: Duh, Sarapan dengan Roti Tawar Ternyata Bisa Membawa Penyakit Mematikan Masuk Ke Dalam Tubuh, Ditakuti Semua Wanita

Selain itu, gorengan yang jadi pelengkap nasi uduk biasanya tinggi lemak karena mengandung banyak minyak.

Nasi uduk dari nasi putih pun memiliki bahaya yang juga sama.

Terutama jika mengonsumsi nasi secara berlebihan.

Bahkan dapat memicu penyakit mematikan.

Berikut bahaya mengonsumsi nasi secara berlebihan.

1. Obesitas

Nasi putih sangat tidak disarankan untuk orang yang sedang diet menurunkan berat badan.

Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa konsumsi nasi putih yang rutin dapat menyebabkan obesitas.

Nasi putih mengandung karbohidrat dan kalori yang tinggi sehingga bisa menaikkan berat badan.

Dalam 100 gram nasi putih terdapat 130 kalori dan 28 gram karbohidrat.

Jika ingin memenuhi karbohidrat harian tanpa nasi putih, bisa diganti dengan kentang, ubi atau jagung mampu mengurangi resiko obesitas.

Baca Juga: Aduh Bahaya Banget! Kurangi Mulai Sekarang, Kebiasaan Minum Jus Buah Ternyata Bisa Picu Penyakit Hingga Kematian Dini

2. Diabetes tipe 2

Nasi Putih menempati skor indeks glikemik yang tinggi, maka dikaitkan dengan resiko diabetes tipe 2.

Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat tubuh mengubah karbohidrat menjadi gula.

Beras putih memiliki indeks glikemik 64 sementara beras merah memiliki indeks 55.

Makanan yang memiliki indeks glikemik lebih rendah akan lebih baik bagi penderita diabetes.

3. Sindrom metabolik

Sindrom metabolik adalah faktor resiko yang dapat meningkatkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Berdasarkan penelitian, orang dengan konsumsi rutin nasi putih lebih beresiko mengalami sindrom metabolik.

Sindrom metabolik bisa berbentuk tekanan darah tinggi, kadar trigliserida tinggi, garis pinggang yang besar, dan kadar HDL yang rendah.

Baca Juga: Satu Indonesia Keliru! Orang dengan Kondisi Ini Dilarang Keras Tidur Menghadap ke Kanan, Akibatnya Bisa Fatal!

4. Kanker

Padi yang ditanam di daerah tertentu ada yang terkontaminasi oleh arsenik.

Arsenik bisa meningkatkan resiko akan kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Jika sase lovers terbiasa sarapan dengan nasi uduk, coba kombinasikan bahan yang kaya akan nutrisi.

Terutama lauk-pauk yang kaya kanprotein dan sayur buah.