Find Us On Social Media :

Lebih Baik Jangan Disepelekan! Kebiasaan Membunyikan Leher Sampai Bunyi 'Kretek', Nyatanya Dapat Membahayakan Otak

kebiasaan membunyikan leher

tag: bahaya membunyikan leher, membunyikan leher bahayanya sampai ke otak, kebiasaan membunyikan leher

GridFame.id - Membunyikan leher sampai berbunyi 'krek/kretek' memang hal yang paling sering dilakukan banyak orang.

Apalagi untuk orang yang terlalu lama duduk sambil menatap laptop.

Leher terasa pegal sedikit otomatis bakal membunyikan sampai berbunyi.

Namun, kebiasaan tersebut ternyata sangat membahayakan tubuh loh!

Meskipun terasa sangat melegakan dan puas, namun kerap membunyikan leher bahayanya sampai otak.

Berikut penjelasan singkatnya mengenai bahaya membunyikan tulang leher.

Baca Juga: Astaghfirullah, Bukan Maksud Menakuti! Dikiranya Cuma Pegal Biasa, Rasakan Sakit di Leher Bisa jadi Salah Satu Tanda Tubuh Terkena Penyakit Mematikan Ini, Segera Cek sebelum Terlambat!

Mematahkan atau membunyikan leher saat pegal memang akan membuat sensasi ringan pada derah sekitar leher dan pundak.

Namun jika kegiatan tersebut menjadi kebiasaan, dilakukan secara keras dan terlampau sering, akan sangat berbahaya.

Munculnya bunyi "kreek" saat mematahkan leher dikarenakan kapsul di sekitar sendi yang membentang yang disebut sendi facet.

Sendi tersebut berada di setiap sisi leher. Terdapat cairan di dalam sendi yang kemudian akan berubah menjadi gas karena tekanan yang diberikan di daerah leher sehingga menimbulkan bunyi.

Dilansir dari healthline, teori mengenai mematahkan atau membunyikan leher tersebut terjadi karena adanya suara retak yang dihasilkan oleh gelembung yang tercipta di sendi.

Satu studi menunjukkan bahwa retakan yang dihasilkan di leher memiliki efek mental positif karena sebagian orang berpikir bahwa suara retak akan menghasilkan pelepasan tekanan dan sendi yang kaku akibat pegal.

Baca Juga: Mohon Ingatkan Keluarga dan Tetangga! Bukan Perkara Mandi Tak Bersih, Leher Hitam Bisa Jadi Tanda Penyakit Mematikan Ini Bersarang di Tubuh!

Suara yang ditimbulkan juga dipercaya memberi rasa puas bahkan rasa senang, walaupun dalam beberapa kasus tidak selalu menimbulkan bunyi dan tidak selalu berhasil.

Keadaan yang memaksa atau mendorong melakukan retakan dan membunyikan leher ini akibat hipermobilitas, yaitu ruang antara persendian lebih lebar dari biasanya.

Jika terlalu sering melakukannya, persendian bisa meregang secara permanen sehingga berisiko terkena osteoartritis (suatu gangguan persendian akibat berkurangnya tulang rawan sendi sehingga terbentuk tonjolan tulang pada permukaan sendi).

Selain itu, bisa menyebabkan pembekuan darah yang kemudian akan menghambat aliran darah ke otak.

Melakukan retakan dan membunyikan leher dengan cara yang benar dan tidak terlalu sering dapat membantu untuk membuat leher dan pundak merasa ringan.

Namun jika hal tersebut sudah menjadi kebiasaan dan kemudian terjadi gangguan di sekitar leher, perlu mengonsultasikannya kepada dokter. 

Baca Juga: Coba-Coba Oleskan Bawang Merah ke Leher Sebelum Tidur, Sekeluarga Syok Tahu Khasiatnya pada Tubuh

Artikel ini telah tayang di Nakita.grid.id dengan judul Berhenti Meretakkan Leher Sampai Bunyi KREEK! Ternyata Sangat Bahaya