Find Us On Social Media :

Wamenkes Sebut Sinopharm yang Diklaim Dokter China Sebagai Vaksin ‘Tidak Aman di Dunia’ Akan Dialokasikan Sebagai Booster Berbayar 2022

Sinopharm akan digunakan sebagai pilihan untuk pelaksanaan vaksinasi booster 2022

GridFame.id- Demi mencegah laju penyebaran virus Covid-19 varian Omicron pemerintah berencana akan melakukan program vaksinasi yang akan berjalan mulai awal tahun 2022.

Adapun saran para ahli, vaksinasi booster dilakukan bila capaian program vaksinasi dosis lengkap di atas 70 persen.

Mengenai jenis vaksinasi Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah akan tetapkan vaksin Sinopharm yang akan digunakan dalam proram vaksinasi Gotong Royong akan dialokasikan untuk penyuntikan dosis ketiga atau booster.

“Untuk vaksin-vaksin BUMN tentu punya vaksin Sinopharm sudah berbayar, nanti akan dialokasikan juga untuk booster berbayar tersebut,” ujarnya dalam acara Economic Outlook 2022 beberapa waktu lalu.

Dirinya sempat mengungkap selain vaksin Sinopharm  pemerintah juga akan menggunakan vaksin merah putih untuk booster.

“Ini penting untuk melakukan booster dengan mengedepankan ketahanan kita melalui vaksin Merah Putih dengan adanya ini kita tidak bergantung pada impor,” tuturnya

Baca Juga: Omicron Masuk Indonesia Ahli Sarankan Untuk Gunakan Masker Jenis Ini yang Dinilai Efektif Tangkal Virus