Find Us On Social Media :

Masker Kain Disebut Tak Lagi Efektif Hambat Omicron Ahli Sarankan Untuk Beralih Gunakan Masker Ini

Masker kain dinilai tak lagi efektif cegah varian Covid-19 Omicron

Bagi dirinya dan kawan ilmuwan serta medis yang lain ada data yang bisa membuktikan bahwa masker kain tak lagi berguna dalam memberikan perlindungan terhadap SARS-CoV-2 yang lebih baru, terutama pada varian Omicron/

Karenanya para pakar kesehatan tersebut berupaya mendorong masyarakat agar segera beralih gunakan masker lain yang dinilai lebih pengaruh dalam memberikan perlindungan.

Seorang Profesor teknik sipil dan lingkungan di Virginia Tech, Dr Lindsey Marr menjelaskan masker kain memang memberikan tingkat perlindungan tertentu terhadap jenis virus sebelumnya namun tidak cocok untuk varian Omcron

“Masker kain sekitar 50 persen efektif dan tampaknya tak cukup untuk Omicron,” jelasnya

 Baca Juga: Kemenkes Prediksi Puncak Kasus Omicron Terjadi Februari 2022 Beri Himbauan Agar Lakukan Ini Sebagai Antisipasi

Maka dari itu dirinya meminta untuk segera beralih dari masker kain ke jenis masker lain yang memberikan manfaat perlindungan lebih tinggi.

“Kami memiliki masker khusus yang disebut respirator seperti N95 yang menawarkan perlindungan lebih besar,” ujarnya

Menurutnya masker N95 mampu menawarkan perlindungan dan memblokir 95 persen partikel yang keluar dari mulut yang dihirup

Marr juga rekomendasikan respirator lain yang dapat digunakan masyarakat untuk perlindungan di tengah wabah varian Covid-19 Omicron seperti KN95 dan KF94

Ia menuturkan ketiga jenis respirator ini mampu cegah penularan Covid-19 karena fungsinya yang dapat menyaring partikel seperti varian Omicron.

Kendati demikian, ia mengingatkan kembali terhadap pentingnya kesesuaian respirator dalam memastikam perlindungan terbaik dari Omicron

“Yang Anda butuhkan adalah respirator dengan segel yang baik, terutama di sekitar hidung tidak ada celah di sisi pipi atau dagu Anda,” pungkasnya

Baca Juga: Perhatikan Ini Mekanisme Perawatan Pasien Varian Omicron di Rumah Sesuai Instruksi Menteri Kesehatan