Simak Pengalaman Kena Modus Salah Transfer Pinjol, Wanita Ini Tak Kembalikan Uang dan Lakukan Ini Hingga Penipu Tak Berkutik

Wanita itu mengatakan temannya memutuskan untuk ke bank dulu untuk mencari tahu asal dana tersebut.

"Nah, karena temenku ini tidak punya m-banking, akhirnya dia ngecek lah ke ATM-nya. Ternyata benar, ada transfer sebesar Rp20 juta. Tapi untungnya temenku itu gak langsung transfer balik ke orangnya. Dia langsung ke bank untuk nanyain informasi tentang dana yang masuk ini salah transfer atau bukan," lanjutnya.

Ternyata dana itu benar bukan salah transfer.

Melainkan transferan dari pinjol yang sengaja ditransfer.

"Bank ngecek dan ternyata bank itu bilang kalau ini bukan salah transfer, tapi ini adalah transferan dari pinjol. Ternyata orang yang telepon tadi itu menggunakan data dari temanku untuk pinjol," katanya lagi.

Entah bagaimana nasib uang itu, yang jelas ada baiknya kita memang cek ke bank sebelum mentransfer balik.

"Untungnya temanku gak langsung transfer balik. Andai dana itu ditransfer balik, berarti temenku harus setor perbulannya untuk pinjol itu," tutupnya.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan jika memang modus seperti ini banyak dilakukan.

"Modusnya belakangan ini terjadi, lebih ke arah penipuan," ujarnya.

Dia mengungkapkan modus ini biasanya juga digunakan oleh pelaku pinjol ilegal untuk menjerat korban.

Biasanya ada pihak yang menghubungi mengaku salah transfer kemudian mengarahkan penerima untuk melakukan transfer balik dan meminta penerima mengunduh suatu aplikasi atau mengklik link yang diberikan untuk menyampaikan bukti transfer.

Baca Juga: Pernah Kolek 5 Gegara Galbay Pinjol, Berapa Lama Nama di SLIK OJK Bersih dan Bisa Ajukan Pinjaman Lagi?

"Link yang dicantumkan merupakan link untuk mengunduh aplikasi pinjol illegal yang diduga dapat mengambil data pribadi seperti kontak di handphone, contact, gallery, storage, dan lainnya," jelas dia.

Masyarakat yang menerima transfer 'nyasar' diminta menghubungi bank dan tidak langsung mentransfer balik ke penipu.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mengklik link yang dikirimkan penipu melalui pesan ke HP.

Baca Juga: Apakah Ada Solusi Bebas dari Pinjol Tanpa Bayar? Simak Info yang Satu Ini, Hidup Dijamin Jadi Tenang!