Find Us On Social Media :

Medina Moesa Tak Percaya Itu Suara Sajad Ukra, Nikita Mirzani: 'Kita Ketemu di Kantor Polisi Aja Yuk!'

Nikita Mirzani ajak Medina Moesa untuk bertemu di kantor polisi

Melainkan soal pesan suara yang menghina aparat kepolisian Indonesia dengan menyebut bahwa polisi bisa dibayar untuk mempenjarakan orang.

"Teruntuk wanita dajal yang punya hidung bolong, hidungnya kayak gorong-gorong SCBD, yang mukanya penyok kebanyakan kena narkoba, gue kasih tahu ya, itu adalah transferan disaat masa-masa si botak dajjal itu kegilaan sama Nyai. Bisa dilihat kan, Azka aja dilahirkan tahun 2014 bulan Oktober loh. Gitu, makanya pintar sedikit, pakai bilang sama pak polisi gak ngakuin itu suaranya. Kita gak ngebahas soal transferan, kita ngebahas soal NKRI harga mati! Republik Indonesia sudah dipermalukan oleh botak dajjal, diibilang pak polisi bisa dibayar untuk mempenjarakan orang. Coba kita lihat ya, sampai sejauh mana kamu bisa melawan Nyai?" kata Nikita Mirzani.

Baca Juga: Adakan Kunjungan 'Mendadak', Dinkes Hingga Polisi Temukan Hal Ini Pada Pengobatan Ningsih Tinampi: 'Kami Sudah Berikan Warning'