Find Us On Social Media :

Waspada! Ternyata Hal Ini yang Buat Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Melonjak

Ilustrasi virus corona (Covid-19).

63 persen pasien Covid-19 sembuh

Meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta juga diikuti dengan penambahan angka kesembuhan pasien.

Saat ini, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Ibu Kota sudah mencapai 63 persen atau 11.552 orang dari total 18.230 kasus.

"Dari seluruh kasus positif itu, ada 11.552 atau 63 persen yang sudah dinyatakan sembuh," ungkap Anies.

Sementara itu, terdapat 6.058 kasus Covid-19 di Jakarta yang sampai saat ini masih aktif.

"Artinya masih dirawat atau masih melakukan isolasi diri," kata Anies.

Baca Juga: Menkes Terawan Keluarkan Aturan Baru di Tengah Pandemi: Pasien Covid-19 Boleh Klaim Biaya Perawatan, ini Syaratnya!

Uji 10.000 spesimen Covid-19 per hari

Anies mengklaim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta menguji hampir 10.000 spesimen Covid-19 setiap harinya.

Pengujian ini, lanjut dia, dilakukan bersama 47 laboratorium baik dari pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, maupun laboratorium swasta.

"Kolaborasinya ada 47 laboratorium Jakarta yang menghasilkan kapasitas testing maksimal sekarang ini 9.769 spesimen perhari. Jadi kita ini sudah hampir 10.000 spesimen per hari," ucap Anies.

Jumlah ini, kata Anies, meningkat setiap minggunya dan DKI Jakarta memiliki kemampuan testing cukup tinggi.

"Dan jumlah total yang sudah kita lakukan kalau dihitung spesimen hampir 500.000, yaitu 499.410 spesimen," kata dia.

Sedangkan untuk tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) telah dilakukan kepada 3.688 orang dalam satu pekan terakhir.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak, Begini Persoalannya