Find Us On Social Media :

Waspada Kasus Aplikasi Pinjol Hilang Jelang Japo dan Penagihan Kasar, Langsung Lakukan Ini Karena Bisa Jadi Penipuan!

GridFame.id - Pinjaman online, atau yang lebih dikenal sebagai pinjol, telah menjadi pilihan banyak orang untuk memenuhi kebutuhan finansial mendesak.

Namun, tidak sedikit kasus penipuan dan kegiatan ilegal terkait pinjol yang menimbulkan masalah serius bagi para peminjam.

Salah satunya yang sering dialami adalah di mana aplikasi pinjol mendadak hilang dari HP.

Tapi saat dicari lagi untuk di download ulang, aplikasi juga tidak ada di App Store atau Play Store.

Hal ini tentu saja bisa membuat panik karena kita jadi tidak bisa membayar tagihan yang berjalan.

Banyak yang membagikan pengalaman seperti itu dan parahnya, penagihan tetap ada karena kita jadi telat bayar tagihan.

Penagihan pun dijalankan dengan kasar dan penuh ancaman, seperti sebar data.

Jika Anda menghadapi situasi di mana pinjol yang Anda gunakan ilegal dan menghilang, serta menerima teror penagihan, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil:

1. Cek Legalitas Pinjol

Pertama-tama, pastikan untuk mengecek legalitas pinjol yang Anda gunakan.

Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa status perusahaan pinjol di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga pengawas keuangan setempat.

Jika ternyata pinjol tersebut ilegal, catat informasi ini sebagai bukti.

Baca Juga: Jangan Tergiur dengan Pencairannya yang Cepat, 6 Risiko Berbahaya Pinjam di Bank Keliling Bisa di Datangi Rentenir

2. Laporkan ke OJK atau Otoritas Terkait

Segera laporkan kejadian ini ke OJK atau otoritas keuangan setempat.

Mereka memiliki peran untuk mengawasi dan mengatur kegiatan perusahaan finansial.

Laporkan secara rinci dengan menyertakan bukti-bukti seperti bukti transfer dan pesan dari pinjol yang bersangkutan.

3. Blokir dan Hentikan Pembayaran

Blokir nomor yang digunakan untuk teror penagihan dan berhentilah melakukan pembayaran kepada pinjol ilegal tersebut.

Sampaikan pada pihak yang menagih bahwa Anda telah melaporkan kejadian ini ke otoritas terkait dan bahwa segala bentuk tindakan penagihan ilegal dapat diambil tindakan hukum.

4. Koordinasikan dengan Pihak Berwajib

Bila perlu, koordinasikan dengan pihak kepolisian atau instansi penegak hukum setempat.

Mereka dapat memberikan bantuan dalam menangani kasus penipuan dan memberikan perlindungan terhadap ancaman atau tindakan yang merugikan.

5. Hindari Memberikan Informasi Pribadi

Jangan memberikan informasi pribadi atau rekening bank Anda kepada pihak yang menagih secara ilegal.

Pastikan bahwa Anda hanya berkomunikasi dengan pihak resmi dan terverifikasi.

6. Waspadai Upaya Penipuan Lainnya

Jaga kehati-hatian Anda dan waspadai upaya penipuan lainnya yang mungkin muncul setelah melaporkan kasus ini.

Pastikan untuk tidak memberikan informasi pribadi atau melakukan tindakan yang dapat merugikan Anda.

Baca Juga: Tepatkah Ambil Modal dari Pinjaman di Pinjol? Simak Risikonya Berikut Ini

7. Konsultasikan dengan Lembaga Konsumen

Segera konsultasikan dengan lembaga perlindungan konsumen untuk mendapatkan saran lebih lanjut.

Mereka dapat memberikan informasi dan panduan terkait hak-hak konsumen serta memberikan bantuan dalam menyelesaikan masalah ini.

8. Perbarui Sistem Keamanan Gadget

Pastikan untuk memperbarui sistem keamanan pada perangkat Anda.

Kemungkinan aplikasi pinjol yang menghilang dapat memiliki dampak keamanan pada perangkat Anda.

Perbarui password dan pastikan untuk menjaga keamanan data pribadi Anda.

Menghadapi kasus pinjol ilegal dan teror penagihan memang bisa menjadi pengalaman menakutkan.

Namun dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, Anda dapat melindungi diri sendiri dan hak-hak konsumen Anda.

Selalu berhati-hati dalam memilih pinjol dan pastikan untuk memahami dengan jelas syarat dan ketentuan sebelum mengajukan pinjaman.

Sebagian isi artikel ini ditulis dengan menggunakan bantuan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun Marak Penipuan DC Pinjol, Ini Cara Membedakan DC Resmi dan DC Pinjol Bodong yang Tagih ke Rumah